<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Anida Etikawati &#187; Artikel</title>
	<atom:link href="http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&#038;cat=3" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anida.mypointer.info</link>
	<description>karena...HiDup iTu iNdAh... :)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Aug 2010 06:46:03 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Doa yang Paling Baik</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=159</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=159#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jan 2010 01:44:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pandangan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Dahulu kala ada sebuah desa di suatu tempat, di suatu waktu di planet bumi atau mungkin di planet lain. Di desa ini, ada seorang suci. Setiap kali penduduk desa mempunyai suatu masalah, suatu kesulitan atau bencana, atau sesuatu yang tidak beres di desa itu, mereka akan datang ke orang suci ini dan memohon pertolongannya, seperti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2010/01/berdoa.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-160" title="berdoa" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2010/01/berdoa-298x300.jpg" alt="berdoa" width="208" height="209" /></a>Dahulu kala ada sebuah desa di suatu tempat, di suatu waktu di planet bumi atau mungkin di planet lain. Di desa ini, ada seorang suci. Setiap kali penduduk desa mempunyai suatu masalah, suatu kesulitan atau bencana, atau sesuatu yang tidak beres di desa itu, mereka akan datang ke orang suci ini dan memohon pertolongannya, seperti berdoa kepada Tuhan dan bermeditasi untuk mereka, dan melihat apa yang terjadi. Kemudian orang suci akan pergi retret ke sebuah hutan yang khusus, dan ia akan duduk di suatu tempat yang sangat khusus. Dan kemudian ia akan mengucapkan doa yang sangat khusus. Dan lalu kebetulan bahwa entah bagaimana Tuhan selalu mendengarkan doanya. Jadi para penduduk desa selalu mendapatkan pertolongan yang mereka perlukan.</p>
<p>Tapi kemudian, suatu hari, sama seperti orang lainnya, ia meninggal dunia. Maka sekarang para penduduk desa tidak tahu apa yang harus dilakukan. Sebab masalah mereka tidak meninggal. Orang suci itu meninggal, namun masalah mereka masih hidup. Dan masalah baru bermunculan setiap hari. Sungguh lucu betapa kita meninggal, tapi masalah kita tak pernah meninggal! Maka setelah para penduduk desa berpikir beberapa waktu lamanya, mereka memutuskan bahwa mereka membawa masalah mereka kepada penerus orang suci itu.</p>
<p>Penerus dari orang suci itu tidak begitu suci; orang-orang mengetahui hal itu. Tapi tak ada orang lain yang lebih baik daripadanya. Jadi orang-orang datang kepadanya dan meletakkan masalah mereka di hadapannya, dan memohon pertolongannya. Jadi orang yang tidak begitu suci ini juga pergi ke hutan. Dan kemudian ia duduk di sana dan mengucapkan doa yang sangat khusus. Ia tidak tahu apa yang diucapkan gurunya dulu, tapi sekarang ia mengucapkan sesuatu yang spesial seperti, “Ya Tuhan! Engkau tahu saya bukanlah seorang suci.” Yah, paling tidak ia adalah seorang yang sangat jujur. “Tapi tentu saja Engkau tidak akan mempermasalahkan hal itu demi penduduk desa ini, ya kan? Maka dengarlah doa saya dan datanglah membantu saya.&#8221;</p>
<p>Dan Tuhan berpikir, &#8220;Itu cukup masuk akal. Sekalipun orang ini bukan orang suci, penduduk desa tak ada hubungannya dengan ketidaksucian orang ini.&#8221; Jadi Tuhan mendengarkan doanya, dan kemudian menolong penduduk desa sama seperti dulu.</p>
<p>Maka. penduduk desa terus berdatangan ke orang yang tidak begitu suci ini, meminta ia berdoa kepada Tuhan dan mengatasi masalah mereka. Sejauh itu, cukup baik. Tapi kalian tahu apa yang terjadi? Kebetulan orang yang tidak begitu suci ini juga meninggal dunia. Wah! Masalah kita tak ada akhirnya dan tak ada penyelesaiannya. Penduduk desa juga merasa bingung sekarang: Apa yang bisa mereka lakukan? Maka mereka mencoba mencari orang yang lain, bahkan bukan seorang suci, dan bahkan bukan penerus dari guru yang lain, tapi seseorang yang lebih spesial, mungkin seperti orang yang lebih baik hati dari lainnya, atau mungkin lebih rajin berdoa.</p>
<p>Jadi, mereka hanya mengambil seorang dari seluruh penduduk. Dan kemudian mereka berkata, “Sekarang ini adalah tugasmu. Kamu berdoa untuk kami. Kami mempunyai berbagai masalah. Kamu harus mencobanya.” Tapi kebetulan bahwa orang ini tidak tahu apa pun tentang kedua orang sebelumnya. Jadi ia bahkan tidak tahu di mana lokasi hutan itu. Ya, ia tahu hutan itu, tapi ia tidak tahu di mana tempat khusus itu. Dan ia bahkan sama sekali tidak tahu doa yang khusus. Jadi, ia tidak tahu apa yang harus dilakukan. Ia hanya pergi ke hutan dan duduk di mana saja, bukan di tempat yang khusus. Karena sebelumnya, kedua orang itu biasa pergi ke tempat yang sangat khusus. Bagi mereka, tempat itu sangat keramat. Maka oleh karena itu setiap kali mereka berdoa, doa mereka dikabulkan. Dan bagi penerusnya, juga sama saja. Setidaknya ia tahu doa yang sangat spesial, dan ia tahu tempat yang sangat khusus di mana gurunya biasa duduk di hutan yang sangat spesial itu.</p>
<p>Tapi sekarang, orang ini tidak tahu apa pun tentang hal itu. Jadi, apa yang dilakukannya? Ia hanya berlutut atau duduk di sana, dan berdoa kepada Tuhan, “Ya Tuhan! Jika formula doa atau si pendoa yang membuat-Mu mendengarkan, maka saya tak bisa berbuat apa-apa. Tapi tolong jangan melekat pada formula doa atau si pendoa, dan dengarkanlah saya. Desa kami mempunyai banyak masalah. Mengapa Engkau tidak membantu mereka?” Dan sesudah itu, ia langsung berdiri dan pulang ke rumah untuk tidur. Dan Tuhan mendengarkan juga doanya, karena tidak ada orang lain yang berdoa pada-Nya. Hanya orang itu yang berdoa. Jadi Tuhan berkata, “Baik. Saya akan menolong. “ Jadi Tuhan juga menolong para penduduk desa, seperti sebelumnya.</p>
<p>Sekarang orang ini tiba-tiba menjadi orang yang sangat spesial, dan ia terus melakukan tugas khususnya setiap hari seperti itu. Tapi kebetulan bahwa suatu hari orang ini juga pergi menemui Santo Petrus, seperti kita semuanya. Jadi, orang ini juga meninggal dunia. Itu sangat menyedihkan! Nasib macam apa yang dialami para penduduk desa? Orang-orang mati satu persatu. Tapi desa itu tetap ada, dan masalah mereka tetap ada. Mungkin anak-anak penduduk desa melanjutkan, dan mereka tetap memelihara kebiasaan mereka. Jadi, sekarang mereka mencari lagi seseorang untuk melakukan tugas berdoa bagi mereka. Lucu! Mengapa orang-orang tidak berdoa langsung dan mengapa mereka berpikir mereka harus mencari seseorang? Itu adalah kebiasaan. Kita mengandalkan sesuatu, dan kita melekat pada sesuatu karena itu berhasil suatu waktu, tapi itu tak akan berhasil lagi. Bahkan setelah itu, kita masih melekat.</p>
<p>Jadi setelah orang ini meninggal, para penduduk desa berada dalam kesulitan. Tak ada seorang pun yang memenuhi kategori kesucian, atau tekun berdoa. Tak ada orang yang saleh di desa itu. Jadi mereka berada dalam kesulitan besar. Mereka tidak tahu cara berkomunikasi dengan Tuhan lagi. Dan masalah mereka tetap menumpuk dan menumpuk, dan tak ada yang menolong. Jadi mereka berpikir dan kemudian berunding bersama, dan memutuskan untuk memilih orang yang mana saja. Dan kebetulan mereka memilih seorang pengusaha.</p>
<p>Orang ini sangat kaya. Ia tidak perlu bekerja keras, jadi ia punya waktu untuk berdoa bagi orang-orang. Itulah yang mereka pikirkan. Itu pun boleh. Uang adalah lebih baik daripada tak ada apa pun. Jika Anda tidak punya kebajikan dan Anda punya uang, itu juga baik. Jadi, orang kaya itu menjadi pendeta terpaksa, semacam itu.</p>
<p>Jadi sekarang, para penduduk desa mempercayakan dia tugas berkomunikasi dengan Tuhan dan berdoa untuk mereka. Tapi pengusaha ini, apa yang ia tahu tentang berdoa? Semua yang ia tahu adalah bank, uang, pembukuan, pajak dan hal semacam itu. Tapi setiap orang memohon ia untuk berdoa, jadi akhirnya ia menerima tugas itu. Karena ia selalu lebih tertarik dengan uang daripada Tuhan, ia tidak berbicara panjang lebar. Ia akan berbicara dengan langsung. Ia hanya duduk di rumahnya, di depan mesin kasirnya, dan melihat ke atas Surga, atau mungkin ia melihat ke komputernya, dan ia berkata, “Nah sekarang, Tuhan macam apa Engkau, Engkau sangat mampu mengatasi semua masalah di dunia ini, yang telah Engkau buat?” (Ini berarti semua masalah engkau sendiri yang menyebabkannya) “Engkau mampu mengatasi masalah -masalah, tapi Engkau tak melakukan apa pun. Jadi Tuhan macam apa Engkau? Dan kemudian Engkau menolak melakukan tugas yang merupakan kewajibanmu. Sekarang Engkau menunggu apa lagi? Engkau sedang menunggu kami berlutut dan memohon-Mu untuk melakukannya? Tuhan macam apa itu? Lakukanlah tugas-Mu! “ Jadi Tuhan merasa malu. Tapi Ia mendengarkan doanya, dan Ia menolong penduduk desa bagaimanapun juga. Jadi, ada berbagai cara berdoa untuk berbagai macam orang.</p>
<p>Dan sekarang, mengapa para penduduk desa, meskipun mereka tidak lebih buruk daripada pengusaha itu, tidak berdoa sendiri, dan mengapa mereka harus mengandalkan seorang perantara seperti ini? Itu adalah karena kemelakatan, kebiasaan dan prasangka. Itulah sebabnya kebanyakan orang, ketika mereka mempunyai suatu masalah, datang kepada seorang pendeta, ulama, atau kepada biarawan. Saya tidak tahu apa bedanya antara seorang pendeta, biarawan atau orang lainnya.</p>
<p>Sebagai contohnya, dalam tradisi agama Buddha, biarawan Mahayana adalah vegetarian setidaknya, dan mereka tidak menikah. Dan kemudian pikiran orang awam mungkin berpikir, Oh! Ya! Ia adalah orang yang sangat suci. Ia vegetarian, dan ia tidak menikah. Ia sangat murni. “Oke, maka mungkin orang-orang punya sebuah alasan. Jadi, kapan pun mereka mempunyai sebuah masalah, mereka mengira bahwa orang itu murni, mereka dapat menemuinya untuk berkomunikasi dengan Tuhan melalui dirinya, seperti sebuah jembatan yang sangat baik. Itu mungkin bisa dimaklumi. Tapi, di agama lainnya, pendeta atau biarawan menikah juga. Mereka makan daging dan minum anggur; itu sangat bebas. Mereka melakukan apa yang kalian lakukan di rumah. Mereka makan apa yang kalian makan setiap hari. Dan mereka berdoa melalui buku yang kalian sendiri juga berdoa melalui buku itu, dan membacanya juga. Jadi, sekarang apa bedanya antara kalian dan pendeta itu, sehingga kalian harus pergi kepadanya? Atau biarawan itu, sehingga kalian harus pergi memohon kepadanya untuk berdoa bagi kalian? Pikirkanlah hal itu. Kalian lihat: Tidak ada bedanya, atau tidak banyak! Kecuali bahwa ia tinggal di biara yang sangat indah, sementara kalian tinggal di rumah yang sangat jelek atau semacam itu. Mungkin biara itu, tempat dimana pendeta tinggal, adalah berbeda, tapi saya tidak tahu jika orangnya adalah berbeda. Jadi, kalian tahu, betapa lucunya kehidupan sebagian orang dari kita!</p>
<p>Dan betapa banyaknya kebiasaan tidak logis yang tetap dipegang dan diyakini oleh orang-orang di planet bumi ini, kehidupan demi kehidupan, dari generasi diteruskan ke generasi berikutnya. Dan orang-orang tidak pernah berhenti dan berpikir betapa tidak logisnya itu. Itulah sebabnya saya mengajarkan kalian metode langsung – untuk berdoa sendiri. Jika saya mempunyai sebuah metode, saya akan memberitahukan kalian, dan kalian melakukannya sendiri. Mengapa saya harus menyimpan semuanya khusus bagi diri saya? Kemudian kalian akan berpikir bahwa saya adalah orang yang spesial. Tak ada orang yang spesial. Kalian harus mempercayai diri kalian sendiri dan melakukan segala sesuatu menurut standar kalian, keyakinan kalian, dan pikiran kalian sendiri tentang bagaimana Tuhan seharusnya, bagaimana Tuhan harus merespon kalian, atau bagaimana Tuhan harus melakukan tugas-Nya. Itu, saya kira, adalah yang terbaik.</p>
<p>sumber : Kisah Ching Hai, http://64.235.42.61/gdc/news/news130/i130.htm#15</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=159</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hapus Aplikasi di Komputer yang Bandel</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=147</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=147#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 06:16:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Jika sering mencoba-coba aplikasi gratisan, pasti Anda pernah mengalami aplikasi yang masih tercantum di daftar Add or Remove Programs padahal Anda sudah menghapusnya dari sistem. Nah, daripada bersusah-payah menginstal aplikasi lain untuk membersihkannya, bersihkan saja sendiri lewat Registry Editor.
Caranya sangat mudah.
1. Buka jendela Registry Editor, lalu cari lokasi “HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Uninstall”. Direktori ini menyimpan semua nama aplikasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2010/01/uninstall.png"><img class="alignleft size-full wp-image-148" title="uninstall" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2010/01/uninstall.png" alt="uninstall" width="121" height="124" /></a>Jika sering mencoba-coba aplikasi gratisan, pasti Anda pernah mengalami aplikasi yang masih tercantum di daftar Add or Remove Programs padahal Anda sudah menghapusnya dari sistem. Nah, daripada bersusah-payah menginstal aplikasi lain untuk membersihkannya, bersihkan saja sendiri lewat Registry Editor.<br />
Caranya sangat mudah.<br />
1. Buka jendela Registry Editor, lalu cari lokasi “HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Uninstall”. Direktori ini menyimpan semua nama aplikasi di jendela Add or Remove Programs yang disimpan dalam bentuk direktori.<br />
2.	Cari nama aplikasi yang ingin dihapus. Setelah ketemu, klik direktorinya, lalu pilih “Delete” dari menu bar “Edit”.</p>
<p>Anda juga bisa cara lainnya.<br />
1.	Klik kanan direktori tersebut.<br />
2.	setelah menu konteks tampil, pilih “Delete”.<br />
3.	Sebelum menutup jendela Registri Editor, tekan tombol “F5” di keyboard untuk memperbaharui isi registri.<br />
4. Tanpa harus me-restart Windows, buka jendela Add or Remove Programs, lalu cari nama aplikasi yang semula sulit untuk dihapus. Pasti saat ini sudah lenyap.</p>
<p>Sumber: http://tekno.kompas.com/</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=147</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Science and Space</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=127</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=127#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Nov 2009 06:49:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=127</guid>
		<description><![CDATA[
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/11/brainanat.swf"><object width="500" height="400" data="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/11/brainanat.swf" type="application/x-shockwave-flash"><param name="src" value="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/11/brainanat.swf" /></object></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=127</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bullzip PDF Printer, Software Gratis untuk Membuat File PDF</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=71</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=71#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 05:20:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Software]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Bullzip PDF Printer merupakan program yang dapat membuat file PDF dari berbagai macam aplikasi Microsoft Windows. Cara kerjanya seperti printer, jadi pengguna hanya tinggal menekan Ctrl+P pada keyboard, atau melalui File-Print, pilih Bullzip PDF Printer.  Selain hasil cetakan disimpan sebagai file PDF, Bullzip PDF Printer juga dapat menyimpannya sebagai file BMP, JPEG, PCX, PNG, dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/pdfprinter.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-72" title="pdfprinter" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/pdfprinter.jpg" alt="pdfprinter" width="156" height="78" /></a>Bullzip PDF Printer merupakan program yang dapat membuat file PDF dari berbagai macam aplikasi Microsoft Windows. Cara kerjanya seperti printer, jadi pengguna hanya tinggal menekan Ctrl+P pada keyboard, atau melalui File-Print, pilih Bullzip PDF Printer.  Selain hasil cetakan disimpan sebagai file PDF, Bullzip PDF Printer juga dapat menyimpannya sebagai file BMP, JPEG, PCX, PNG, dan TIFF. 1 lembar file .doc berukuran A4 dan besar file 58,5 KB, setelah saya simpan dalam bentuk PDF besarnya menjadi 13,6 KB, sedangkan dalam bentuk JPEG besarnya menjadi 440 KB dengan dimensi 1275 x 1650.</p>
<p>Download program <a href="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/bullzippdfprinter_6_0_0_865.exe">Bullzip PDF Printer</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=71</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Sukses Soichiro Honda: &#8220;Lihat Kegagalan Saya&#8221;</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=58</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=58#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 02:46:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia terus bermimpi dan bermimpi&#8230;
Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki &#8220;raja jalanan&#8221;.
Namun, pernahkah Anda [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-59" href="http://anida.mypointer.info/?attachment_id=59"><img class="alignleft size-full wp-image-59" title="soichirohonda" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/soichirohonda.jpg" alt="soichirohonda" width="210" height="223" /></a>Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia terus bermimpi dan bermimpi&#8230;</p>
<p>Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki &#8220;raja jalanan&#8221;.</p>
<p>Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri &#8220;kerajaan&#8221; Honda &#8211; Soichiro Honda diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru.</p>
<p>&#8220;Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya di sekitar mesin, motor dan sepeda,&#8221; tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.</p>
<p>Kecintaannya kepada mesin, mungkin &#8216;warisan&#8217; dari ayahnya yang membuka<br />
bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.</p>
<p>Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya<br />
ingin menyaksikan pesawat terbang.</p>
<p>Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun,<br />
Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki.<br />
Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri.</p>
<p>Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja di situ, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.</p>
<p>Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif.</p>
<p>Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luar biasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.</p>
<p>Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih?</p>
<p>Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh<br />
bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh<br />
Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak<br />
lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.</p>
<p>Kuliah karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan<br />
kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya.<br />
Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari<br />
jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin.<br />
Siang hari, setelah pulang kuliah, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah.</p>
<p>&#8220;Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,&#8221; ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah, melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.</p>
<p>Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota<br />
memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Malangnya, niatan itu kandas, karena Jepang siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali.</p>
<p>Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang<br />
dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan<br />
pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya,<br />
sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah<br />
itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal.</p>
<p>Akhirnya, tahun 1947, setelah perang, Jepang kekurangan bensin. Di sini<br />
kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat<br />
menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, &#8220;sepeda motor&#8221; cikal bakal lahirnya mobil Honda &#8211; itu diminati oleh para<br />
tetangga.</p>
<p>Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.<br />
Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi &#8220;raja&#8221; jalanan dunia, termasuk Indonesia.</p>
<p>Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri<br />
otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. &#8220;Orang<br />
melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat<br />
99% kegagalan saya&#8221;, tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda<br />
mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru.</p>
<p>Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa <span style="color: #ff0000;"><strong>suskes itu bisa diraih seseorang<br />
dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.</strong></span></p>
<p><strong><span style="color: #ff6600;">5 Resep keberhasilan Honda:<br />
1. Selalulah berambisi dan berjiwa muda.<br />
2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu<br />
memperbaiki produksi.<br />
3. Senangilah pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja Anda<br />
senyaman mungkin.<br />
4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.<br />
5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.</span></strong></p>
<p>Sumber : Majalah $ukse$, Vol V/20 Juli-20 Agustus 2002/Th.1, hal 24-25.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=58</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Sukses Bill Gates, Pendiri Microsoft</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=53</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=53#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Jul 2009 02:22:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Jika mendengar nama ini, orang akan langsung ingat dua hal, yakni Microsoft dan kekayaan. Yah, memang tak bisa dipungkiri, orang mengenal Bill Gates sebagai pendiri perusahaan piranti lunak terbesar di dunia. Selain itu, kekayaan yang diperolehnya dari perusahaan itu telah membuatnya jadi orang terkaya di dunia beberapa tahun berturut-turut, tanpa pernah tergeser ke posisi kedua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-55" href="http://anida.mypointer.info/?attachment_id=55"><img class="alignleft size-full wp-image-55" title="bill_gates" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/bill_gates.jpg" alt="bill_gates" width="180" height="240" /></a>Jika mendengar nama ini, orang akan langsung ingat dua hal, yakni <em>Microsoft </em>dan kekayaan. Yah, memang tak bisa dipungkiri, orang mengenal Bill Gates sebagai pendiri perusahaan piranti lunak terbesar di dunia. Selain itu, kekayaan yang diperolehnya dari perusahaan itu telah membuatnya jadi orang terkaya di dunia beberapa tahun berturut-turut, tanpa pernah tergeser ke posisi kedua sekalipun. Konon, kekayaannya mencapai 71% nilai anggaran belanja negara kita, yakni lebih dari Rp 500 triliun. Sungguh fantastis!</p>
<p>Tapi, semua itu tentu melalui proses panjang. Semua berawal dari impian Bill Gates saat masih muda. Ketika itu, sekitar tahun 70-an, ia yang hobi mengutak-atik program komputer memimpikan bisa menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Sesuatu yang dianggap sulit diwujudkan pada masa itu. Sebab, pada tahun itu komputer masih berukuran sangat besar dan hanya dimanfaatkan untuk hal-hal tertentu saja.</p>
<p>Bill Gates lahir di Seattle dari pasangan seorang pengacara dan pegawai bank. Dia memang terkenal cukup ambisius. Pada saat masih sekolah dasar, semangatnya yang cenderung menyulitkannya dalam pergaulan membuat orang tuanya memindahkan sekolahnya ke sekolah unggulan khusus laki-laki di Lakeside School. Di sekolah itulah ia pertama kali berkenalan dengan dunia yang mengantarkan pada bakatnya di bidang pemrograman. Saat itu ia mengenal mesin teletype, semacam mesin ketik yang bisa diberi program sederhana. Dari mesin itu, kemudian dia mulai menguasai dengan baik bahasa pemrograman BASIC. Ia pun lantas bertemu dengan komunitas penggemar program dan sering menghabiskan waktunya berjam-jam untuk menekuni hobi tersebut.</p>
<p>Ayah tiga anak ini kemudian mengembangkan bakatnya saat kuliah di Universitas Harvard. Namun, saat kuliah di universitas elit di Amerika itu, lagi-lagi ambisi Bill Gates membuatnya lebih memilih untuk mewujudkan impiannya, dibandingkan harus menyelesaikan studi. Ia memilih drop out dan berkomitmen kuat untuk mewujudkan ambisinya.</p>
<p>Komitmen itu diwujudkan dengan ketekunan, ketelatenan, dan keuletan, sehingga pelan tapi pasti hobinya membuat program telah menjadi bisnis yang kian menguntungkan. Ia kemudian juga bertemu dengan Paul Allen, rekan yang kemudian turut membantunya mewujudkan impian menghadirkan komputer ke rumah-rumah. Duet mereka banyak menghasilnya program-program unggulan, salah satunya MS-DOS yang kemudian banyak dipakai sebagai software di berbagai komputer.</p>
<p>Berbagai inovasi tak henti dilakukannya. Hasilnya? Seperti yang dilihat banyak orang saat ini. Impian Bill Gates telah menjadi nyata. Hampir setiap rumah, kini mempunyai komputer. Dan, hebatnya, sistem operasinya kebanyakan menggunakan produk Microsoft. Inilah yang membuat pundi-pundinya terus mengembang.</p>
<p>Kini, dengan kekayaannya tersebut, Bill Gates dan istrinya, Melinda, kemudian mendirikan Bill &amp; Melinda Gates Foundation. Yayasan bentukan Gates ini digunakan untuk berbagai kegiatan sosial. Mulai dari menyalurkan beasiswa kepada kaum minoritas, berperang melawan penyakit seperti AIDS dan berbagai penyakit lainnya, hingga memerangi kelaparan dan kemiskinan. Tak tanggung-tanggung, pasangan suami istri ini menyumbangkan lebih dari US$ 5 miliar untuk kepentingan yayasan ini. Sebuah sumbangan terbesar di dunia yang pernah diberikan pada sebuah yayasan sosial.</p>
<p><span style="color: #ff00ff;"><strong>Sebuah impian, jika disertai dengan keyakinan kuat dan kerja keras, serta dilandasi komitmen perjuangan tanpa henti, akan memberi hasil yang gemilang. Bill Gates adalah bukti nyata bahwa impiannya yang pernah dianggap mustahil, kini mampu diwujudkannya. Nilai keyakinan dan perjuangan inilah yang bisa kita contoh dalam kehidupan kita. Selain itu, kepedulian Bill Gates untuk berbagi juga bisa dijadikan teladan bahwa sukses akan lebih berarti jika kita bisa saling berbagi.</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=53</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah Induk Sapi &#8211; Ching Hai</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=45</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=45#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 04:28:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Cerpen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=45</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah sebuah kisah nyata yang terjadi di Cina Bagian Barat di daerah gurun pasir yang gersang di Propinsi Cing Hai. Di propinsi ini, air sangatlah sulit didapatkan. Sepanjang mata memandang hanyalah gurun pasir, kering gersang tak ada sumber air. Hidup para penduduk daerah ini sangat bergantung pada pengangkutan air jarak jauh.Pemerintah setempat menugaskan para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-46" href="http://anida.mypointer.info/?attachment_id=46"><img class="alignleft size-full wp-image-46" title="sapi" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/sapi.jpg" alt="sapi" width="294" height="220" /></a>Ini adalah sebuah kisah nyata yang terjadi di Cina Bagian Barat di daerah gurun pasir yang gersang di Propinsi Cing Hai. Di propinsi ini, air sangatlah sulit didapatkan. Sepanjang mata memandang hanyalah gurun pasir, kering gersang tak ada sumber air. Hidup para penduduk daerah ini sangat bergantung pada pengangkutan air jarak jauh.Pemerintah setempat menugaskan para tentara lokal untuk mengangkut air. Pemerintah di propinsi ini memberlakukan peraturan yang sangat ketat akan penggunaan air bagi setiap penduduknya. Setiap penduduk, masing-masing hanya mendapat jatah 3 liter air untuk satu orang setiap harinya.</p>
<p>Pada suatu hari yang cerah, di suatu daerah di bagian propinsi ini, tampaklah seekor sapi tua tiba-tiba melepaskan diri dari ikatan tali di lehernya. Dengan berjalan tertatih-tatih ia menuju jalan raya yang merupakan jalur truk-truk air akan lewat. Sapi itu tetap berjalan mengarah ke depan truk tersebut dan memaksa truk tersebut berhenti. Dengan keheranan sopir truk tersebut turun dan berusaha mengusir sapi tersebut. Namun usahanya sia-sia saja. Sementara sapi itu terus saja memandangi truk air tersebut. Seakan-akan hendak mengatakan sesuatu. Situasi ini terus berlangsung beberapa saat dan mengakibatkan kemacetan besar.</p>
<p>Para pengendara motor dan mobil tidak sabar dan menggerutu. Beberapa orang yang tidak sabar berusaha mengusir dengan api, tetapi sapi itu tetap bertahan. Kemudian pemilik sapi tiba di tempat kejadian dan mencambuki berkali-kali, sedemikian kuat, sampai-sampai kulit badan si sapi sobek, tapi hewan ini tetap bertahan dan tidak beranjak sedikitpun. Rintihan memilukan dari sapi tua nan kurus itu sangat tragis sehingga para petugas dan beberapa pengendara meneteskan air mata.</p>
<p>Akhirnya, seorang tentara yang bertanggung jawab akan penggunaan air di daerah itu berkata, &#8220;Biarlah sekali ini saya melanggar peraturan! Saya siap untuk mendapatkan hukuman.&#8221; Dia mengambil wadah air dengan separuh isi (satu setengah kilo air) dan menempatkannya di depan sapi tersebut. Tapi air tersebut tidak disentuhnya. Tiba-tiba sapi itu memandang kearah matahari terbenam dan melenguh dengan keras.</p>
<p>Beberapa saat kemudian seekor sapi kecil muncul dari belakang tumpukan pasir, berlari dengan sempoyongan, cepat-cepat menuju wadah air itu. Sapi tua yang terluka itu memandang dengan penuh kasih sayang pada sapi kecil itu sampai sapi kecil itu selesai minum air. Dengan air mata berlinang, ibu sapi dan sapi kecil itu saling menjilat mata masing-masing. Tanpa suara, mereka mengekspresikan kasih mereka satu sama lain.</p>
<p>Kemudian, sebelum seorangpun mengusir mereka, mereka meninggalkan tempat kejadian itu dan membiarkan sekalian orang di sana terdiam dan berpikir dalam hati masing-masing.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=45</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahaya Susu Sapi</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=49</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=49#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 04:13:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=49</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa bahaya dari susu sapi:

Tidak ada makanan lain yang lebih sulit dicerna daripada susu sapi
Kasein yg membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu, langsung menggumpal menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga menjadi sangat sulit dicerna.
Komponen susu yang dijual di toko telah dihomogenisasi dan menghasilkan radikal bebas
Susu yang dipasteurisasi tidak mengandung enzim-enzim yang berharga, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-50" href="http://anida.mypointer.info/?attachment_id=50"><img class="alignleft size-full wp-image-50" title="susu-sapi" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/susu-sapi.jpg" alt="susu-sapi" width="180" height="180" /></a>Beberapa bahaya dari susu sapi:</p>
<ol>
<li>Tidak ada makanan lain yang lebih sulit dicerna daripada susu sapi</li>
<li>Kasein yg membentuk kira-kira 80% dari protein yang terdapat dalam susu, langsung menggumpal menjadi satu begitu memasuki lambung sehingga menjadi sangat sulit dicerna.</li>
<li>Komponen susu yang dijual di toko telah dihomogenisasi dan menghasilkan radikal bebas</li>
<li>Susu yang dipasteurisasi tidak mengandung enzim-enzim yang berharga, lemaknya teroksidasi dan kualitas proteinnya berubah akibat suhu yg tinggi.</li>
<li>Susu yang mengandung banyak zat lemak teroksidasi mengacaukan lingkungan dalam usus, meningkatkan jumlah bakteri jahat, dan menghancurkan keseimbangan flora bakteri dalam usus</li>
<li>Jika wanita hamil minus susu sapi, anak-anak mereka cenderung lebih mudah terjangkit dermatitis atopik (penyakit radang kulit yang parah)</li>
<li>Minum susu sapi terlalu banyak sebenarnya menyebabkan osteoporosis..</li>
</ol>
<p><span id="more-49"></span></p>
<p>“….kadar kalsium dalam darah manusia biasanya terpatok pada 9-10 mg. Namun, saat minum susu sapi, konsetrasi kalsium dalam darah anda tiba-tiba meningkat. Walaupun sepintas hal ini mungkin terlihat seperti banyaknya kalsium telah terserap,namun peningkatan jumlah kalsium dalam darah ini memiliki sisi buruk. Ketika konsentrasi kalsium dalam darah tiba-tiba meningkat, tubuh berusaha untuk mengembalikan keadaan abnormal ini menjadi normal kembali dengan membuang kalsium dari ginjal melalui urine. Dengan kata lain, jika anda mencoba untuk minum susu dengan harapan mendapatkan kalsium, hasilnya sungguh ironis, yaitu menurunnya jumlah kalsium dalam tubuh Anda secara keseluruhan. Dari empat negara penghasil susu ter besar &#8211; AMERIKA, SWEDIA, DENMARK &amp; FINLANDIA &#8211; di negara yang banyak sekali mengkonsumsi susu setiap harinya, ditemukan banyak kasus retak tulang panggul dan osteoporosis…..”</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=49</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Air Putih</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=40</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=40#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 04:05:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter, dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:



Sakit Kepala
Asma
Hosthortobics
Darah Tinggi
Bronchitis
Kencing Manis
Kurang Darah
TBC
Paru-paru
Penyakit Mata
Rematik
Radang Otak
Lumpuh
Batu Ginjal
Haid Tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-41" href="http://anida.mypointer.info/?attachment_id=41"><img class="alignleft size-full wp-image-41" title="drinking-water" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/drinking-water.jpg" alt="drinking-water" width="178" height="183" /></a>Tuhan telah memberi kita air yang banyak dan gratis. Tanpa mengeluarkan uang untuk obat-obatan, tablet, suntikan, diagnosa, upah dokter, dll. Hanya minum air minum, penyakit di bawah ini bisa disembuhkan. Anda tak akan percaya sebelum melakukannya. Di bawah ini daftar penyakit yang dapat disembuhkan oleh terapi ini:</p>
<p><span id="more-40"></span></p>
<div>
<ol>
<li>Sakit Kepala</li>
<li>Asma</li>
<li>Hosthortobics</li>
<li>Darah Tinggi</li>
<li>Bronchitis</li>
<li>Kencing Manis</li>
<li>Kurang Darah</li>
<li>TBC</li>
<li>Paru-paru</li>
<li>Penyakit Mata</li>
<li>Rematik</li>
<li>Radang Otak</li>
<li>Lumpuh</li>
<li>Batu Ginjal</li>
<li>Haid Tidak Teratur</li>
<li>Kegemukan</li>
<li>Penyakit Saluran Kencing</li>
<li>Leukimia</li>
<li>Radang/Sakit Persendian</li>
<li>Kelebihan Asam Urat</li>
<li>Kanker Peranakan</li>
<li>Radang Selaput Lendir</li>
<li>Mencret</li>
<li>Kanker Payudara</li>
<li>Gangguan Jantung</li>
<li>Disentri</li>
<li>Radang Tenggorokan</li>
<li>Mabuk, Pusing, Gamang</li>
<li>Ambeien</li>
<li>Sembelit</li>
<li>Batuk</li>
</ol>
</div>
<p align="justify">Bagaimana Air Minum Itu Bekerja?</p>
<p align="justify">Meminum air putih biasa dengan metode yang benar, memurnikan tubuh manusia. Hal itu membuat usus besar bekerja dengan lebih efektif dengan cara membentuk darah baru, dalam istilah medis dikenal sebagai aematopaises. Bahwa mucousal fold pada usus besar dan usus kecil diaktifkan oleh metode ini, merupakan fakta tak terbantah, seperti teori yang menyatakan bahwa darah segar baru diproduksi oleh mucousal fold ini. Bila usus bersih, maka gizi makanan yang dimakan beberapa kali dalam sehari akan diserap dan dengan kerja mucousal fold, gizi makanan itu diubah menjadi darah baru.</p>
<p align="justify">Darah merupakan hal paling penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan, dan karena itu air hendaknya dikonsumsi dengan teratur.</p>
<p align="justify">Bagaimana Melakukan Terapi Air ini ?</p>
<p align="justify">Pagi hari ketika anda baru bangun tidur (bahkan tanpa gosok gigi terlebih dahulu) minumlah 1.5 liter air, yaitu 5 sampai 6 gelas. Lebih baik airnya ditakar dahulu sebanyak 1.5 liter. Ketahuilah bahwa nenek moyang kami menamakan terapi ini sebagai &#8220;usha paana chikitsa&#8221;.</p>
<p align="justify">Setelah itu anda boleh mencuci muka. Hal yang sangat penting untuk diketahui bahwa jangan minum atau makan apapun satu jam sebelum dan sesudah minum 1.5 liter air ini. Juga telah diteliti dengan seksama bahwa tidak boleh minum minuman beralkohol pada malam sebelumnya. Bila perlu, gunakanlah air rebus atau air yang sudah disaring.</p>
<p align="justify">Apakah mungkin Minum 1.5 Liter Air Sekaligus?</p>
<p align="justify">Untuk permulaan, mungkin akan terasa sulit meminum 1.5 liter air sekaligus, tapi lambat laun akan terbiasa juga. Mula-mula, ketika latihan, anda boleh minum 4 gelas dulu dan sisanya yang 2 gelas diminum dua menit kemudian. Awalnya anda akan buang air kecil 2 sampai 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Menurut penelitian dan pengalaman, penyakit-penyakit berikut diketahui dapat disembuhkan dengan terapi ini, dalam waktu seperti tertulis di bawah ini:</p>
<p align="justify">Sembelit &#8211; 1 Hari<br />
TBC Paru-Paru &#8211; 3 Bulan<br />
Kencing Manis &#8211; 7 Hari<br />
Asam Urat &#8211; 2 Hari<br />
Tekanan Darah &#8211; 4 Minggu<br />
Kanker &#8211; 4 Minggu</p>
<p align="justify">Catatan :<br />
Disarankan agar penderita radang / sakit persendian dan rematik melaksanakan terapi ini tiga kali sehari, yaitu pagi, siang, dan malam satu jam sebelum makan-selama satu minggu, setelah itu dua kali sehari sampai penyakitnya sembuh.</p>
<p align="justify">Selamat mencoba!</p>
<p align="justify">Sumber: http://klikgratis.com/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=31&amp;Itemid=2</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=40</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hadiah Terbaik untuk Diri Sendiri</title>
		<link>http://anida.mypointer.info/?p=24</link>
		<comments>http://anida.mypointer.info/?p=24#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2009 05:03:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Anida Etikawati</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Pandangan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anida.mypointer.info/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Ada masa sulit dalam berumah tangga, kehidupan karir, kesehatan, atau kehidupan pribadi yang diguncang badai. Kebanyakan juga setuju kalau masa-masa sulit ini bukanlah keadaan yang diinginkan. Sebagian orang bahkan berdoa, agar sejarang mungkin digoda oleh keadaan-keadaan sulit. Sebagian lagi yang dihinggapi oleh kemewahan hidup ala anak-anak kecil, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-family: verdana;"><img class="alignleft size-full wp-image-25" title="kado" src="http://anida.mypointer.info/wp-content/uploads/2009/07/kado.jpg" alt="kado" width="210" height="210" />Setiap orang pernah mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Ada masa sulit dalam berumah tangga, kehidupan karir, kesehatan, atau kehidupan pribadi yang diguncang badai. Kebanyakan juga setuju kalau masa-masa sulit ini bukanlah keadaan yang diinginkan. Sebagian orang bahkan berdoa, agar sejarang mungkin digoda oleh keadaan-keadaan sulit. Sebagian lagi yang dihinggapi oleh kemewahan hidup ala anak-anak kecil, mau membuang jauh-jauh, atau lari sekencang-kencangnya dari godaan hidup sulit.</span></p>
<p><span style="font-family: verdana;"><br />
<span id="more-24"></span> Akan tetapi, sekencang apapun kita menjauh dari kesulitan, ia tetap akan menyentuh badan dan jiwa ini di waktu-waktu ketika ia harus datang berkunjung. Rumus besi kehidupan seperti ini, memang berlaku pada semua manusia, bahkan juga berlaku untuk seorang raja dan penguasa yang paling berkuasa sekalipun. Sadar akan hal inilah, saya sering mendidik diri untuk ikhlas ketika kesulitan datang berkunjung.<br />
Syukur-syukur bisa tersenyum memeluk kesulitan. Tidak dibuat sakit dan frustrasi saja saya sudah sangat bersyukur. Pelukan-pelukan kebijakan seperti inilah yang datang ketika sang hidup sempat membanting saya dari sebuah ketinggian. Sakit memang, tapi karena ia sudah saatnya datang berkunjung, dan kita tidak punya pilihan lain terkecuali membukakan pintu rumah kehidupan, maka seterpaksa apapun hanya keikhlasanlah satu-satunya modal berguna dalam hal ini.<br />
Senyum penerimaan terhadap kesulitan memang terasa kecut di bibir. Dan sebagaimana logam yang sedang dibuat menjadi patung indah, kesulitan memang terasa seperti semprotan panasnya api mesin las, dihajar oleh palu besar, kencangnya cubitan tang, menyakitkannya goresan-goresan amplas kasar, atau malah tidak enaknya bau cat yang menyelimuti seluruh badan patung logam. Semua tahu, kalau badan dan jiwa ini kemudian akan menjadi ‘patung logam’ yang lebih indah dari sebelumnya. Tetapi tetap saja ada sisa-sisa ketakutan – dan bahkan mungkin trauma – yang membuat kita manusia menghindar dari kesulitan.<br />
Cuman selebar apapun goresan luka yang dibuat oleh kesulitan, ada mahluk yang amat berguna dan amat dibutuhkan dalam pengalaman-pengalaman menyakitkan ini, ia bernama sahabat. Tidak semua sahabat fasih memberikan nasehat. Tetapi dengan kesediaannya untuk mendengar, sinaran mata yang berisi empati, kesediaan untuk menjaga rahasia, sahabat menjadi permata berlian yang amat berguna dalam keadaan-keadaan ini.<br />
Di rumah saya memiliki seorang sahabat yang amat mengagumkan. Dari segi pendidikan formal ia hanya tamatan SMU. Bahkan SMU tempat ia bersekolah dulu sudah bubar, sebagai tanda ia bukanlah berasal dari sekolah yang terlalu membanggakan. Namun nasehat serta keteladanan hidupnya kadang mengagumkan. Di kantor saya memiliki sejumlah bawahan yang datang sama manisnya baik ketika dipuji maupun setelah dimaki. Seorang tetangga menelpon, mengirim SMS dan bahkan menyempatkan diri berkunjung ke rumah. Tidak untuk memberikan ceramah, hanya untuk mendengar. Seorang sahabat dekat yang memimpin sebuah raksasa teknologi informasi bahkan mengatakan bangga menjadi sahabat saya. Ketika tulisan ini dibuat, seorang sahabat lama yang tinggal di Surabaya menelepon, tanpa bermaksud menggurui ia mengutip kata-kata indah Confucius : ‘Manusia salah itu biasa, tetapi menarik pelajaran dari kesalahan itu baru luar biasa’.<br />
Apa yang mau saya tuturkan dengan semua ini, rupanya sahabat adalah hadiah paling berharga yang bisa kita berikan pada diri kita sendiri. Secara lebih khusus ketika kita ditimpa kesulitan yang menggunung. Sehingga patut direnungkan, kalau kita perlu menabung perhatian, empati, cinta buat para sahabat. Tidak untuk berdagang dengan kehidupan. Dalam arti, memberi dengan harapan agar diberi kelak. Melainkan, sebagaimana cerita dan pengalaman di atas, dalam dunia persahabatan, dalam memberi kita sebenarnya sudah diberi. Bahkan, setiap sahabat yang memberi perhatian dan empati pada sahabat lainnya, ketika itu juga mengalami the joy of giving. Ketika itu juga seperti ada beban di bahu yang berkurang jauh beratnya.<br />
Ada memang orang yang memiliki banyak sekali teman. Kemana-mana namanya dipanggil orang. Cuman, sedikit diantara semua teman yang banyak ini kemudian bisa menjadi sahabat. Bercermin dari kenyataann inilah, maka saya lebih memusatkan diri untuk mencari dan membina sahabat. Jumlahnya memang tidak akan pernah banyak. Bahkan ia lebih sedikit dari jumlah jari tangan. Cuman sesedikit apapun jumlahnya, sahabat tetap sejenis hadiah terbaik yang bisa kita bisa berikan buat diri sendiri.<br />
Mobil mewah memang bisa membawa kita ke tempat jauh lengkap dengan gengsinya. Rumah mewah memang bisa meningkatkan kenyamanan tinggal sekaligus meningkatkan kelas. Ijazah lengkap dengan gelarnya yang mentereng juga bisa meningkatkan percaya diri. Akan tetapi, baik mobil mewah, rumah mewah maupun ijazah tidak bisa menghadirkan empati yang menyentuh hati ke diri ini. Lebih-lebih ketika sang kesulitan datang menghimpit badan.<br />
Di sebuah Sabtu pagi, seorang sahabat yang membaca harian Kompas yang memberitakan bahwa saya mengundurkan diri dari jabatan presiden direktur di sebuah kelompok usaha amat besar di negeri ini, langsung menelepon saya dari tempat yang jauh. Ia berucap sederhana: ‘saya bangga jadi teman Anda’. Inilah hadiah terbaik yang bisa dihadiahkan ke diri sendiri. Ia tidak dibungkus kado, ia juga tidak hanya datang ketika hari raya atau ulang tahun. Ia justru lebih sering datang ketika kita amat membutuhkannya.</span></p>
<p><span style="font-family: verdana;">Oleh: Gede Prama, Sumber: http://ihansunrise.blogspot.com/2006/02/hadiah-terbaik-untuk-diri-sendiri-oleh.html<br />
</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anida.mypointer.info/?feed=rss2&amp;p=24</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
