Browsing the archives for the Kahlil Gibran tag

Sengsara Membawa Nikmat

Semakin dalam duka menggoreskan luka ke dalam sukma maka semakin mampu Sang Kalbu mewadahi bahagia
(Kahlil Gibran)
Banyak penderitaan yang kita jumpai di rumah sakit, karena memang rumah sakit penghuninya sebagian besar orang sakit. Hanya saja diantara orang sakit tersebut tidak semua berduka. Yang betul-betul sakitnya serius tentu mengkhawatirkan dan membuat keluarganya bersedih hati. Tetapi [...]

No Comments Posted in Pandangan Hidup
Tagged
Tuhan

Di masa lalu, ketika kata-kata pertama menggetarkan bibirku, aku mendaki gunung suci dan kepada Tuhan aku berkata, Tuan, aku ini budakmu. Kehendak-Mu yang tersembunyi adalah hukum bagiku dan aku akan mematuhi-Mu selamanya.
Tetapi Tuhan tidak menjawab, dan sesuatu yang menyerupai prahara besar berlalu.
Dan seribu tahun kemudian aku mendaki gunung suci dan kepada Tuhan [...]

No Comments Posted in Pandangan Hidup
Tagged
Kawanku

Kawanku, aku bukanlah apa yang tampak padaku. Penampilan tak lebih hanyalah pakaian yang kukenakan -kain bagus yang melindungiku dari cecaran pertanyaanmu dan menjagamu dari kealpaanku.
Aku di dalam diriku, kawanku, mendekam di rumah keheningan, dan di sana ia akan tinggal selamanya, tak teraba, tak terdekati.
Mustahil bagiku untuk membuatmu meyakini apa yang kukatakan atau memercayai apa yang [...]

No Comments Posted in Pandangan Hidup
Tagged